Director on My Bizz

Aku dan Uplen ku tercintaDirector, itulah pencapaian busines jaringan yang belum genap 1 tahun ku jalani. Puas ? belum , namun aku lebih suka mengatakan bersyukur sudah berada pada posisi ini. Bersyukur pada setiap level yang telah ku lewati. Bersyukur karena aku telah mengambil peluang yang ada saat itu, karena sesungguhnya kita tidak tahu pada peluang mana yang kita ambil yang akan mengantarkan kita ke sebuah kata SUKSES.

Aku adalah sosok yang anti M*M, karena menurutku tidak bakalan aku bisa sukses jika bukan orang awalan. Namun pandangan itu tertohok kekita aku melihat sosok temanku yang menurutku jauh lebih pendiam dariku dalam hitungan bulanpun dia bisa berada posisi Director, yang mana selain bonus bulanan , akan diberikan juga hadiah Cash tanpa potong pajak sebesar 7 juta # lirik uplen tersayang.
Lalu apa sich motivasi ku bergabung ke bisnis ini ?. Aku adalah wanita pekerja yang diamanahi Allah seorang putri berusia 8 tahun sekarang. Meski aku bisa menitipkan putriku pada neneknya, makin kesini ada keinginan hatiku untuk bisa punya waktu yang maximal buat nya. Semua urusannya selalu harus diwakilkan. Lalu aku mulai mencari-cari busines apa yang bisa ku kerjakan untuk memulai prepare ekonomiku sebelum aku memutuskan untuk resign.

Di posisi ini, aku banyak mengevaluasi tentang arti sebuah impian dan cita , serta bagaimana sebuah aktualisasi untuk mencapainya.Dan yang lebih penting lagi adalah selalu membekali diri untuk menjadi leader yang mampu mencetak leader. Mimpi hanyalah akan menjadi sebuah fatamorgana tanpa kata bernama ACTION.. Sudah hebatkah aku bisa berkata seperti ini,, belum, bahkan mendekati nya pun belum sama sekali. Ini adalah sebuah motivasi untuk diri sendiri, ini adalah sebuah cambuk buat diriku sendiri. Seperti kata Merry Riana,,, No grove in comfort zone and No comfort zone if you want to grove . Jadi orang yang menikmati zona nyamannya tidak akan pernah bertumbuh, dan itu adalah aku sebelum kenal di busines ini ^.^. ( sambil cubit lengan sendiri dan berkata _ keluar dari zona nyamanmu Rahma, kejar level selanjutnya )

Bergabung di busines ini membuatku melek ilmu, melek teknologi dan melek menggunakan waktu diantara keterbatasan waktu ku sendiri., kenapa karena waktu kantor ku sendiri sudah sangat menyita waktu ku, tapi karena aku mau , maka aku bisa.

Tarik Nafas panjang, ( sambil mengangkat tangan dan berdoa ). Terima kasih ya Allah atas segala peluang yang telah dihadirkan, semoga busines ini bisa membuatku mengantarkan jaringanku ke level yang lebih baik dan begitupun aku bisa melewati sucsess plan busines ini dengan lancar. Ya Rob jadikanlah aku selalu sederhana meski dalam keadaan kaya ataupun fakir, ya Rob sesungguh aku memohon petujuk ,ketaqwaan, diri yang terjaga dan kecukupan hanya padamu.

Go Diamond – Figthing

Matamu Jendela Hati mu

Bicara mata, sebetulanya aku baru tersadar ( sekitar 3 tahun lalu ) kalau pancaran mata itu adalah cermin keadaaan hati. Kenapa ? karena kebeteluan aku adalah seorang yang selalu setia mendengarkan curahan hati teman dan nyaris aku sendiri tidak pernah curhat, kecuali depan komputer ku atau diatas motorku , nangis sendiri ( hehe ).
Lalu pada satu hari aku dan teman teman mendegarkan curahan hati seorang teman yang kebetulan kita janji untuk saling cerita, namun pada giliranku aku menjawab tidak ada yang perlu diceritakan. Lalu seorang teman ku berkata, yakin tidak mau cerita dan tidak ada masalah ? iya jawabku pasti. Kau bisa berkata seperti itu Rahma, tapi tidak dengan matamu. Mataku ? ada apa dengan mataku tanyaku kembali. Mata mu sangat jelas kalau kamu sedang resah, meski kamu tidak bicara aku tahu ada yang mengganggu pikiranmu . Jleb aku terdiam saat itu mengingat memang aku lagi bingung masalah keuangan ku karena anakku sudah mulai masuk SD, dan aku pun ingin dia sekolah di SD IT yang semua sudah tahu pasti biayanya tidak sedikit.
Lalu apakah aku cerita dan mendapatkan pinjaman uang dari mereka ?( hehe ). Jawabannya adalah tidak aku masih tetap menahan diri dan berusaha menyelesaikan sendiri masalahku itu. Namun yang akhirnya menjadi perhatian ku adalah, kenapa mata tidak dapat membohongi keadaan seseorang ? Dan ternyata aku mendapatkan ini : Ibnul Qayyim berkata, “Pandangan mata ialah cerminan hati. Jika seorang hamba berhasil menundukkan pandangan, akan tunduk pula hati, syahwat, dan ambisi duniawinya. Namun apabila ia mengumbarnya, akan menjadi liar pula hati dan syahwatnya”.
Lalu aku mulai membandingkan mata yang satu dengan yang lain. Ternyata memang terlihat sekali saat aku melihat pandangan yang penuh marah dengan pandangan orang sabar.Jadi kuncinya adalah hati, kalau kita bisa menata hati kita dengan baik, maka yang tampak dari pancaran matapun adalah baik.
Hmmm jadi ingat pandangan gadis kecilku kalau melihat aku sampai rumah. Berbinar bahagia dan akan menyambutku dengan berteriak memanggilku “ Ummiiii “ sambil membentangkan tangan memeluk ku..

# Sore yang mendung memenuhi langit sekitar kantor ku _ Rindu pandangan mata anaku tersayang ^.^

Mau Dibawa Kemana Anakmu?

Terkesima dengan tulisan sang motivator ini, semoga teman-teman pun sama seperti ku ^.^

Dua malam lalu anak-anak saya yang di Bogor saya ajak bertemu teman-teman saya. Malam pertama, mereka saya ajak bertemu mas @Jayteroris. Malam kedua, mereka saya ajak jumpa oom @ImamSuyono dan mas @Ivanlaksana. Begitulah orang tua saya mengajarkan, “Ajaklah anak-anakmu kenal dengan teman-teman baikmu.”

Yang membuat saya terharu dan bahagia, begitu sampai rumah Izul (anak saya yang bungsu sekarang kelas 4 SD) selalu langsung sholat tarawih 11 rakaat sendiri. Tanpa komando dan tanpa diminta. Saya yakin, bila Anda melihat anak Anda seperti itu pasti bahagia seperti apa yang saya rasakan.

Namun, apakah itu berarti saya berhasil mendidik anak saya? Belum tentu. Bagi saya, keberhasilan mendidik anak-anak bukan dilihat saat mereka masih anak-anak tetapi setelah mereka punya anak, alias sudah dewasa. Pendidikan anak adalah proses panjang dalam rangka menyiapkan bekal untuk menjalani kehidupan.

Mendidik anak bukanlah perihal tentang agar mereka menjadi “juara” di kelas. Tetapi yang lebih tepat adalah menyiapkan mereka agar kelak menjadi “juara” dalam kehidupan. Pelajaran apa yang seharusnya diberikan? Bagi saya, anak-anak seharusnya setidaknya dibekali tiga hal.

Pertama, siapkan agar mereka kelak menjadi generasi 5-Ber yaitu: Ber-iman, Ber-ilmu, Ber-amal sholeh, Ber-syukur dan Ber-sabar.  Iman adalah pondasi yang harus dimiliki seorang anak. Ilmu adalah bekal menjalani hidup. Amal sholeh adalah pembuktian iman dan ilmu yang dipahami. Selalu bersyukur saat mendapat nikmat dan bersabar saat ada derita, musibah dan kegagalan.

Kedua, menyiapkan mereka menjadi pasangan yang ideal. Bila anak kita laki-laki, siapkan mereka menjadi suami dan ayah yang bertanggungjawab dan berkelas. Bila anak kita perempuan, siapkan mereka menjadi istri dan ibu yang tangguh tapi tetap lembut. Pelajaran ini tidak mereka dapatkan di sekolah, tugas kita sebagai orang tua yang mendidik mereka.

Ketiga, siapkan mereka menjadi pemimpin yang berkarakter. Menjadi pemimpin masyarakat tidak boleh prosesnya “karbitan” harus dimulai sejak mereka anak-ana. Pemimpin “karbitan” itu menyebabkan mereka bermental transaksional saat memimpin. Pemimpin itupun tidak memiliki visi yang jelas, komitmen untuk berjuang demi rakyat hanya menjadi bahan kampanye tetapi miskin bukti. Menyiapkan tanggungjawab ini bukan tugas politisi tetapi tugas kita sebagai orang tua.

Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh tanpa arah yang jelas. Nah, ke arah mana anak Anda akan Anda bawa?

Salam SuksesMulia!

 

Copas from : http://www.jamilazzaini.com/mau-dibawa-kemana-anakmu

Itu Cukup Bagiku…

Kau hadir lagi…
Masih persis saat pertama ku mengenalmu
Namun kau hanya terus tersenyum padaku
Sungai yang memisahkan kita pun memantulkan senyummu
Tidak mau kah kau mendekat.
Tidak rindukah kau padaku…

Aku duduk ….
Terbangun dari tidurku
Bulan yang menyinari bayanganmupun meredup
hilang seiring resah hatiku
Akankah besok kau hadir lagi,,
Akankah datang dengan senyum mu itu…

Tidak mengapa kau tidak bisa ku sentuh
Tidak mengapa kau hanya memandangiku dari jauh
Asal senyummu masih untukku
Asal hatiku masih tetap merindumu
Itu sudah cukup untukku…

Miss U much Abu Nawrah… U still in my memory…
( Original By R.A )

Mengenang Mu….

Di sebuah sudut
Aku menunggu mu
Di bawah deras hujan
Menanti mu dalam ingatanku
Kuterobos segala ruang sepi
Merindukanmu dalam hatiku
hempasan angin menjadikan luka
dalam diam aku menangis
tanpa kata dan air mata
karena yang tertinggal
hanyalah aku….
terdiam menatap awan kelam
menyimpan semua gundah….

( Original by atie_imut.. special for me )

In My Memory….

salam… satu tahun sudah ku biarkan blog ini tanpa up-date tulisan… bukan apa apa… Nyaris tidak ada ide sama sekali.. namun hari ini rasanya aku ingin berbagi sebuah curahan hati… meski sebelumnya sudah ku tuangkan dalam Note Fb ku… dan tulisan singkat ini cukup mengobati rasa rinduku pada orang yang sangat kusayang yang telah meninggalkanku…

My Memory…

In My Memory….
At that moment I remembered it all
When I see those memories they seem so small..
You’re far away in a place that I can’t reach
I can’t wait for these words of love to be said

For a long time you’ve been in my heart
Much time passes and still you’re far away, but I will stay alive….

I really was to blame
Will I ever get to meet you again?
I can’t even imagine that
I still love you and now I’ll confess that to you
I wanna love you forever

And I miss U so much…

Siti Nawrah Khalillah.

nawa-manisSetiap kali ku dengar lagu milik Siti Nurhaliza, aku akan selalu teringat si comel Nawrah. Mungkin dialah satu-satunya yang berkata kalau suaraku mirip dengan Siti Nurhaliza.

Tidak terasa tahun ini usianya menginjak 5 tahun. Rasanya baru saja mengandung ,melahirkan,menyusui dan menggendongnya..

Hhhhh. Nawrah.. entah dimana aku sudah lupa membaca nama itu disebuah buku ,jauh sebelum menikah, dan yang jelas aku suka sekali dengan nama itu. Bagiku nama itu indah, dan setelah kucari tahu ternyata artinya Bunga dan lagi-lagi aku lupa nama kepanjangan nya ku dapat dari mana..Ya. Khalilah akhirnya dapatlah padanan nama Siti Nawrah Khalilah yang berari Bunga Kesayangan. Siti ku tambahkan untuk mengingatkan kita kepada Ibunda Siti Khadijah.

Mempunyai anak perempuan seperti Nawrah adalah suatu keajaiban buatku. Sejak hamil sampai dengan detik melahirkan dokter dan semua orang mengatakan bahwa aku akan melahirkan seorang anak laki –laki. Sampai Abinya pun hanya menyiapkan nama laki-laki . Banyak nama yang sudah disiapakan namun abinya memilih nama Muhammad Ibrahim dengan harapan dia akan seperti ke-2 Nabi tersebut. Dan ketika lahir ternyata perempuan..Subhanallah… Abinya kaget dan sempat tertawa . Waduh… anak kita ternyata Ahwat sayang.. begitu abimu berkata kepada ummi.

Mendengar tangisnya.. rasanya hilang semua sakit yang kurasakan selama hampir 12 jam. Ah.. Nawrah sayang… ternyata akhirnya kami sematkan padamu nama itu. Bunga kesayangan abi.. begitu abimu sering memanggil..

Kini kau sudah bisa membantu ku mencuci, membereskan kamar dan mengambilkan keperluan ku.. Cepat sekali rasanya waktu berlalu….Jundiku sayang yang dulu mungil,kini sudah bisa memprotes uminya kalau umi gak tilawah setelah sholat Anakku dah mulai menghapal Al-quran jus 30.. sudah bisa bilang umi jelek kalau pake baju ini, dan bagus kalau pake baju yang itu..

Cepatlah besar Bunga kesayanganku.. tunjukkan pada dunia kau adalah salah satu generasi Robbani yang berani karena benar dan hanya takut kepada Allah. Jadilah Ahwat yang perkasa yang selalu berdiri didepan untuk membela kebenaran dan menegakkan keadilan..

Untuk Adikku

Banyak hati yang tidak tangguh dan cukup kuat untuk menanggung derita dan kesakitan dalam cinta. Padahal cinta .itu seperti nyala api yang akan membakar hati dan jiwa tak kala sudah mencapai panasnya.

Adikku sayang….

Janganlah menunda menikah sampai memperoleh kemapanan.Melangkah lah dari titik Nol InsyAllah dengan begitu kita bisa mendapatkan cara bagaimana menegakkan kehormatan dengan keadaan tanpa memiliki apa-apa.

Wanita diciptakan dari tulang rusuk laki- laki,bukan dari kepalanya untuk menjadi atasannya,bukan dari kakinya untuk menjadi alasnya.Melainkan dari sisinya untuk menjadi sesamanya,dekat dilengannya untuk dilindungi, dekat dihatinya untuk di Cintai.

Duhai adikku sayang..

Tidaklah mudah meraih keinginan,tidak gampang merengkuh kemauan,,, karena hidup tidak datar..

Tuliskan rencanamu dengan sebuah pensil, tapi berikan penghapusnya pada Allah. karena Dia yang akan menghapus bagian yang salah dan menggantinya dengan rencanaNya yang lebih indah di dalam hidupmu.

Bunda..

Bunda...

Bunda...

Aku tidak bisa membayangkan hari pertama turun dari alam Ruh. Tuhan menitipkanku di gua Garbamu. Tak bisa kubayangkan ketika berumur sedetik,dua detik,enam puluh detik,dua menit,tiga jam,sehari,seminggu,sebulan hingga berbulan bulan. Dimana kau membawaku kemana-mana, ngilu saat menendang-nendang.

Ajaib ! Kau menyambut semesta dengan sabar dan suka cita yang dalam. “ Ini anugerah termahal dari Maharahman.” Ucapmu pada semesta alam. Sama sekali kau tidak peduli monster kematian yang memayungimu sejak awal hadirku dan detik detik konstraksi. Saat pekik pertamaku menembus seluruh mata angin dunia,kau tersnyu. Mengapa kau tersenyum, bunda ??? Bukankah kau kesakitan ? Aku telah berutang nyawa padamu. Hanya surga yang pantas bagimu.

( Kumpulan cinta tuk Bunda (FLP) )

Kata Itu Adalah Sabar ….

Saat ujian menelan perasaan
Saat tangisan menjadi teman,
Saat butiran air mata menganak sungai
Satu kata yang harus selalu kita ingat…. SABAR.

Ketika fitnah menerjang
Ketika prahara menantang
Ketika pijakan kaki mulai goyang
Satu kata yang harus selalu terpatri dihati,,, SABAR

Sabar itu tiada batasannya, tahap demi tahap kesabaran akan
tetap kita lewati
Sabar adalah ciri orang yang rindu akan surga, kesabaran
adalah kunci kemenangan dalan keridhoan. Kesabaran adalah kekuatan.

Setiap manusia dilahirkan dengan
beban permasalan yang berbeda-beda dan semuanya dituntut untuk selalu bersabar,
karena Allah tidak akan pernah membebani hambanya melebihi kekuatan hambaNya.
Namun dikala dihimpit rasa yang begitu mengundahkan hati maka mengadulah dengan
Zat yang maha penyabar ,, menangislah dalam keheningan panjang dan merasakan
dekapan kasih Nya , dalam sujud panjang. Biarkan tiap jengkal sajadah menjadi
saksi tangisan buah kesabaran itu.. Biarkan sang kekasih menjadi saksi ..
bukankah orang sabar itu kekasih Allah.

Indahnya kesabaran akan
mendekatkan kita kepada Nya… karena apa yang luput darimu tidak akan menimpamu
,apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Kemenangan seiring dengan
kesabaran, jalan keluar seiring dengan cobaan dan kemudahan seiring dengan
kesulitan..

Dan….. Akan kah kita telah
menjadi orang yang SABAR ????????

Wallahua’lam …